Teruntuk Mu wanita
Teruntuk Mu wanita…
Yang mewarnai bumi ini dengan sejuta keindahan
Yang dari rahim Nya yang suci
Lahir benih-benih pembawa rahmat bagi alam
Daripada Nyalah para khalifah dimuka bumi ini ada
Wahai wanita….
Penjaga separuh agama pria
Dengan kelembutan kau tundukan
Kesombongan dan keangkuhan lelaki
Wahai bidadari surga…
Yang dari wajahnya terpancar cahaya
Sinarilah hati yang kelam ini
Dan bertahtalah dalam mahligai jiwa ini
Menuntun langkah yang mulai gontai
Hingga dengan senyummu
akan merubah dunia
Dan Kaulah bidadariku….
Meredam seluruh lapar dan dahaga
akan indahnya rasa yang bernama Cinta..
Wahai Cintaku…
Rasa ini membahana..
Membawa raga dan jiwaku kelangit
Mengukir seluruh bahagia selaksa mega
Menembus dunia yang tak terjangkau oleh jiwa..
Wahai Separuh jiwaku….
Biarkan ku bawa dirimu kelangit
dan hingga nanti…
Wangi Surga kan tercium walaupun masih sehasta cahaya…
Karna dirimulah surga ku dan dirimu adalah….
Malaikatku yang dengan sayapnya…
akan membawaku ke…
Surga….
(Jogjakarta, 28 Januari 2007)