Jika bimbang masih meraja
Dan hatiku berada pada samudra pasir negeri seribu piramid
Ia mengering dan membatu
biarpun wangi mawar bunga permata hati masih dapat kurasa
namun wangi minyak zaitun terpecah disela-selanya
ia seperti penyejuk yang membakar hati…
tapi bukan ia yang kunanti..
dan aku pun berkata bukan ini yang seharusnya terjadi
karna biarpun harus mati aku harus menepati janji
aku pun terus berlari membawa luka menganga
terdiam…….
menunggu ia yang membawa cahaya zaman melintas….
biar rasa terbakar ini menjadi…
bukan karena seharusnya
hanya karna cinta….aku bertahan dari….
badai rasa ini….
ia yang bertahta di hati saat ini
seperti anggrek hitam kersik luway yang hijau terang
ia bersinar seperti permata mahakam yang terkikis sinar mentari
wahai cintaku
jangan kau tatap aku dengan sejuta ragu…
dan biarlah detak jantung terakhirku yang kupersembahkan untukmu
dan aku pun masih berda disini menunggumu…..
bukan demi dia atau siapa
hanya demi dirimu dan cintaku…
Jogjakarta, 5 Juli 2007
(lagi ngenet ma adikku……….puisi yang dapet tadi siang……..^_^ ….btw silahkan dianalisis puisinya…coz ada somethingnya lho….he3x)