Huh!!!
Hanya anganku saja atau memang ada mantra terjapa
Samar tapi tiada tidak terasa
menelusup sambil dibuai bau kemenyan
atau aku yang terbuai oleh angan ku sendiri?
menggerogoti tubuhku yang terbujur kaku karena sepi
Aku tenggelam dalam pertanyaan hati yang tiada terterka
adakah aku sudah tiada berarti?
hingga harus terbuang dari kawanan sendiri?
adakah tiada ku temui?
seseorang yang membuatku lebih berarti
dan aku akhirnya menemukanmu
walau harus dengan untaian airmata yang jemu
tiada kusesali
biarlah kupendam segenap rasa didalam ibu bumi
biarlah kau kulihat laksana bunga yang tumbuh dipagi hari
dan sekarang aku disini
tubuhku kaku tiada berdiri
karena tiada kulihat engkau lagi
dan hanya anganku yang bermain dengan perasaan
menjangkau rasa yang dulu pernah menggelayuti dadaku
dan hanya kulihat langit
hingga cacing-cacing itu menghampiri disetiap jengkal tubuhku
tapi aku tak mau sendiri
walau sudah ditemani sepi
dan angin semilir itu pun membawa aroma tubuhmu kembali
dan aku pun tersadar
aku pun harus berlari
biar nyawa tinggal separuh badan
biar tulang telah termakan tanah
biar bau busuk menjalariku
tapi aku harus berlari
untuk melihatmu tetap menari
bahagia dengan sang mentari
Jogjakarta, 21 Desember 2007
December 26th, 2007 at 1:33 am
Hu hu hu…puisi2nya mellow2 smw. Yach disesuaikan ma suasana hati y mas. Puisinya bagus2 boleh ney kuminta bwt koleksi…he he he
December 28th, 2007 at 9:26 pm
Hehehehe….boleh aj……^^