Hamparan Hati

Ini duniaku, pikiranku dan semua tentangku. Met baca dan met berpetualang di duniaku. Thank’s dah mw baca

Menanti jawabanmu kawanku…………….

Dan tiba-tiba hati ini luluh untuk kesekian kali
bersimpuh dihadapanmu yang paling mengerti
Adakah aku layak dengan semua ini ?
Ku tak mengerti
Aku menemuimu dengan hati penuh dengki
dan tiba-tiba terjatuhku dari semua mimpi
Jiwaku tak kuasa menahan semua dosa di badan
ragaku letih berlari dari kenyataan
dan di bulan suci ini aku ingin bertemu denganmu
dengan kelapangan dada dan kesucian jiwaku
dan maafkan aku atas segala khilaf dan kesalahan yang tercipta
jika hati ini tak layak mendapatkan setitik keikhlasan jiwa
maka lemparkanlah segala maki dan hujat
agar hilang segala dendam kesumat
aku pun menunggu dirimu diseberang lautan kebencian
yang telah jauh memisahkan
Ya Rabb pemilik semua kekuasaan atas hati manusia
hanya pada diri-Mu lah hamba berharap
dan hanya pada diri-Mu lah hamba berserah diri

Jogjakarta, 25 September 2007
Marhaban Ya Ramadhan, semoga ramadhan kali ini dapat,membawa berkah, menghapus segala dosa dan kita dijauhkan dari api neraka…..Amieeeennn ^_^

Rembulan malam……

Aku berkutat dengan pikiranku yang jalang,
menyusup dan menyusuri lembah hitam yang bernama rasio
masih sadarkah aku sebagai manusia?
atau hanya boneka hidup yang tiada bermakna
entah sudah berapa lama hati pergi tak kembali

dan aku pun tak peduli
tubuhku, jiwaku melayang-layang entah kemana
adakah ku peduli?
TIDAK SAMA SEKALI!!!
biar kata orang, gila adalah suatu penyakit
biar kata orang, beda adalah ketidaknormalan
aku bilang itu adalah suatu IDENTITAS!!!
dan biarkan aku berkutat dengan ke-ANEH-an ku
biarpun kau tak setuju
Akankah ku diam saja ketika kau memaki dengan pandangan jijik kearahku
AKu tidak akan memperdulikanmu
biar saja kau seperti itu
Kau sedari dulu memang seperti itu
Dan aku kembali menyusuri pikiran ku yang jalang,
Sedari dulu kau tak berubah kawan
saat waktu berjalan dengan angkuh, congkak
kau hanya berdiri, diam dan tak melangkah
namun aku takkan menyerah
biar kata orang kita satu tubuh satu nyawa
tapi aku akan berjalan, bahkan berlari jika perlu
aku menggugatmu karna tlah membawaku seperti ini
Kau menghancurkan arti hidupku,
Ha….ha…ha…..
Kau kutinggalkan disini
biarlah jiwamu hancur namun aku tetap bertahan
takkan kupedulikan dirimu….
Kasihan?…..atas nama kemanusiaan?
Kemanusiaan manusia saat ini telah terjual….
oleh gemerlapnya harta dan kekuasaan….
lalu jika boleh kutanya?
Berapa harga dirimu?
dan kau pun diam……
Atau aku salah bertanya ya?…..
Mungkin pertanyaannya adalah,
Apakah kau masih punya harga diri???
dan aku pun meragukannya….
Masih juga berjalan menyusuri pikiranku yang jalang
dan setan pun tertawa dalam diamnya…
Huh….
Aku tertawa dalam tangisan diriku sendiri
dalam sepi dan sunyinya malam aku tenggelam
dalam rasa sakit yang tak terkatakan ini
masihkah ku berharap?
TIDAK!!!
aku termangu sendirian
ketika kehidupan sudah tak berkawan
dan disudut gelap itu, kematian dengan senyuman lebar menantiku
tapi berkata ini belum waktuku
maaf jika telah mengecewakanmu
"ditemani rembulan malam aku bangkit, entah akan kubawa kemana tubuh ini, dan sayup-sayup kudengar"
Mau kemana dirimu sudah mati saja, takkan ada yang kehilangan dirimu
Dan aku berkata, DIAM!!!

Jogjakarta, 5 September 2007

Terbang, berlarilah….

Melangkahlah aq dalam titian rasa bimbang
Terlalu banyak pertanyaan datang menerpa
Dan hanya dengan separuh hati aku bertapa
Dalam diam…..
Dalam keheningan……
Menanti jawaban dari ilahi Rabbi
tentang diri……
yang sedang menanti…..
datangnya Embun pagi
Menetes di sukma ragawi ini
Entah apa yang terjadi
tapi aku ingin diam menanti
tak mau lagi aku berlari
biar perih
biar luka ini menganga kembali
tapi aku takkan berhenti
karna aq sudah terlalu lelah untuk bersembunyi
dari ketiadaan yang sunyi
dari kepalsuan hati
takkan lagi aq kembali
takkan pula aq menangisi
tetesan air mata telang kering dan tiada lagi bergulir
dari sudut terdalam hati
dan biarkan aq tumbuh dengan jiwaku sendiri
karna aq ingin terbang dengan sayapku ini
walau masih tertancap segala duri….
dan masih pula asa ini tercabik
wahai jiwa yang suci
ijinkan aq untuk melampaui diri ini
dan biarkan rasa cintamu menepis semua angan dan mimpi
biarkan hati menjaga setiap langkah yan terpilih
aq ingin berjalan lagi
seperti sediakala saat memulai…..

Jogjakarta, 3 September 2007

Meniti, Mendaki dan Mencari

Yah blog di FS ini kliatanya hanya akan berisi puisi-puisi aj…klo kalian mo liat yang laen selain puisi klik aj di www.yangpertama.wordpress.com

Mulai lagi ah bikin puisinya, semoga bukan puisi cinta lagi…he3x..

Meniti, Mendaki dan Mencari

Ku mulai berjalan ditepi tebing Mahameru
Edelweis putih menyapa ramah bak perhiasan dewa
‘Hai, mau kemana kah kamu wahai jiwa yang terasing’
‘Entahlah, arahku menuju mahameru, menapaki jalan setengah berbatu’
‘Wahai pengembara jiwa melangkahlah menurut hatimu’
‘Ia adalah kompas yang takkan pernah menyesatkan ditengah padang kehidupan’
‘Terima kasih bunga abadi, akan kusimpan itu dalam kalbuku’
Aku pun beranjak dari keheningan jiwaku
Terlihat lima meter disana tanjakan yang penuh dengan mitos cinta menanti
ia pun berbicara dengan hati-hati
‘Mari pengembara muda, tanjakilah aku dengan sepenuh jiwa’
‘Jika keteguhan dan kesetiaanmu akan cinta melebihi tekadmu akan nafsu
maka kebahagiaan akan tercipta dari setiap relung hatimu,
Aku tertegun,
Belum pernah kurasakan jiwaku tergoncang begitu keras
Kukatakan pada diriku sendiri,
‘Cinta seperti halnya jalan diantara dua jurang,
jika tidak hati-hati dalam melangkah, hanya akan ada penderitaan didalamnya’
Tanjakan itu pun tiba-tiba menyahut
‘Jangan takut anak muda, harmoni kehidupan akan cinta selalu diwarnai dengan emosi jiwa’
‘Kadang ia meluap-luap seperti letusan Semeru, kadang pula ia mengalir lembut seperti udara’
‘Tanyakan pada hatimu, apakah ia siap menerima semua itu?’
‘Jangan pernah menyerah dalam kehidupan, selalu akan ada jalan jika kau percaya’
‘Terima kasih tanjakan cinta, aku akan mencoba’
ia berkata,’ satu lagi anak muda, jangan kau tengok ke belakang jika kau telah mendaki’
‘karna, hal itu akan meruntuh keyakinanmu atas cinta’
Dengan ragu aku melangkah, setapak-setapak aku berjalan
Berat memang, nafas ini tiada berdaya
Dan aku pun tiba diujung tanjakan.
Aku tiada dapat berkata-kata
Hamparan mega membentuk sapuan putih bersahaja sang Pencipta
Inikah puncak kediaman para dewa
Aku tertegun sekali lagi
Begitu indahnya alam raya ini
Tidakkah aku harus bersyukur dapat terlahir dan menyaksikan lukisan alam berjuta warna
‘Dan nikmat manakah yang kamu dustakan?’

(Jogjakarta, 14 Agustus 2007)

Puh..puh…puh…..
cuit…cuit..cuit….
Gubraaaakkkkkk……
Nice to meet U again my blog…….
Lama juga ya nggak ngisi kamu…..hayo tebak aku lagi ngapain…….(ya lagi ngenet lah-red)…yup kamu bener bgt)…nggak tau juga nih baru iseng aj…nggak biasanya khan aku ngisi blog ini tanpa berpuisi ria….tapi untuk kali ini pikiranku lagi buntu, so nggak ada yang namanya cinta-cintaan dan puisi-puisian………..maybe next time……..
ya disaat yang laen sibuk remidi…aku sibuk males-malesan…..klise kali ya kalo bilang….liburan nggak ngapa-ngapain….tapi tunggu aj nanti pasti kerjaan numpuk bejibun banyaknya…..so nikmati aj liburan tanpa ngapa-ngapain ini…..entahlah aku malah error nih…….
masih nungguin kerjaan yang nggak jelas…dan menunggu masa kuliah datang….ayo semangat….

(btw, error bgt nggak sih aq)….^_^

Jika bimbang masih meraja

Dan hatiku berada pada samudra pasir negeri seribu piramid
Ia mengering dan membatu
biarpun wangi mawar bunga permata hati masih dapat kurasa
namun wangi minyak zaitun terpecah disela-selanya
ia seperti penyejuk yang membakar hati…
tapi bukan ia yang kunanti..
dan aku pun berkata bukan ini yang seharusnya terjadi
karna biarpun harus mati aku harus menepati janji
aku pun terus berlari membawa luka menganga
terdiam…….
menunggu ia yang membawa cahaya zaman melintas….
biar rasa terbakar ini menjadi…
bukan karena seharusnya
hanya karna cinta….aku bertahan dari….
badai rasa ini….
ia yang bertahta di hati saat ini
seperti anggrek hitam kersik luway yang hijau terang
ia bersinar seperti permata mahakam yang terkikis sinar mentari
wahai cintaku
jangan kau tatap aku dengan sejuta ragu…
dan biarlah detak jantung terakhirku yang kupersembahkan untukmu
dan aku pun masih berda disini menunggumu…..
bukan demi dia atau siapa
hanya demi dirimu dan cintaku…

Jogjakarta, 5 Juli 2007
(lagi ngenet ma adikku……….puisi yang dapet tadi siang……..^_^ ….btw silahkan dianalisis puisinya…coz ada somethingnya lho….he3x)

Wadowwww…….
gak jadi deng…nggak jelas…bgt

entah apa yang ada dihatiku…..

Hampa…………….
rasa hati ini tenggelam dalam sepi..
entah ada apa dengan duniaku saat ini
terlalu hampar dan terasa mati……
adakah aku masih ada di dunia ini

Dan memang perjalanan masih panjang……..

Dan aku pun mengerti apa yang ada di hatimu
usia perjalanan ini baru setapak tumbuh jagung
aku pun ingin menunggu saat itu tiba…..
entah dengan siapa gerangan……
karna itulah kebimbanganku pun merajai hati ini
jikalau hati ini boleh berkata…..
aku ingin meminangmu menjadi pendamping hidupku….
jikalau pikiran ini terbaca…..
maka ia berkata tunggulah hingga musim semi tiba
dimana bunga mekar dan indah dengan sejuta warna
dan sudah aku putuskan…..
jika jiwa ini akan berjalan dalam kepastian
menunggu hari esok tiba……
aku takkan menyesal……
seperti sajak Habiburrahman El Shirajz
…..Aku ingin meminangmu dengan…………….
bunga mawar yang tumbuh dari tempatku bersujud…….

aku pun tiba dalam ketimpanganku…..
maaf jika semua ini membuatmu terjaga
maaf jika ini semua membuatmu gerah
bukan inginku membuat keadaan seperti ini
tapi…..
jika boleh aku berkata………..
biarkanlah ini seperti adanya
aku tak ingin semuanya tergambar terkoyak
jangan sampai tangan sehasta berubah ribuan kilometer rasa
aku tak ingin kehilangan seorang wanita
yang terpancar cahaya surga
dari wajah dan kedua telapak tangannya
jikalau memang ia tak tercipta untuk lelaki hina ini
bolehlah ia jadi sahabat penerang hati
Namun…………..
aku masih disini menunggumu……….
dan biarkan sang waktu yang menjawab kebimbanganmu….

Jogjakarta, 22 Juni 2007
(masih dalam suasana ujian, Pyuh…jadi mellow..tapi memang puisi ini menggambarkan suasana hatiku saat ini, kadang memang harus mellow….)
BTW…terima kasih untuk seseorang atas inspirasinya…^_^…..
Dan memahami lelaki ataupun wanita itu memang butuh waktu…..^_^
Bener nggak Tih ? (Padat  Ambalan Kartini SMA 3 angkatan 60 -red)……He…he…he….^_^

Weeeeee………akhirnya selain puisi ada juga tulisan orang aneh….
Ya…maaf jika selama ini blognya isinya puisi melulu tentang cinta lagi harap maklum ya, coz penulisnya lagi mencari cinta sejatinya..nggak tau siapa mungkin blog ini adalah blog saya yang paling banyak kenangannya…mulai dari isinya yang terkesan sentimentil dan hal lain yang agak berbau romantismesaya inget pertama kali nulis diblog ini,nggak tau mo diapain.
Pada waktu saya menulis blog ini ada kalanya saat jatuh cinta, punya pacar, putus cinta, dan jatuh cinta lagi, busyet…….ya begitulah hidup…tapi roes tetaplah roes…seorang anak manusia yang lahir di jogja hampir 21 tahun yang lalu mencoba untuk “mengonceki” kehidupannya.
Saya adalah seorang yang agak tertarik dengan filsafat…ga tau kenapa…tapi sudahlah…sebenernya saya ingin cerita lebih banyak tentang diri saya sendiri, tapi saya rasa untuk lain kali saja.
Yang saya pengenin saat ini adalah lulus kuliah S1 dan Profesi……Kerja……….Nikah? (lho kok?)…..begitulah saya………..gambaran istri ideal yang ada di pikiran saya…………..se-IMAN (wajib Ain )………….saya mengerti dia dan dia pun mengerti saya………….Hmmmmmmmmmmmm……….susah ngambarinnya….saya suka liat sifat orang tu dari matanya……….biarpun cuman sekali liat……….dah tergambar dibenak saya gimana karakter orang itu………tapi itu juga nggak bisa buat jaminan, coz intuisi saya itu terkadang tumpul……jadi ya cuman kesan pertama aj………….tapi jika boleh bermimpi………..saya pengen punya keluarga nantinya…..gak glamor……..pengen mengajarkan kesederhanaan pada anak-anak saya………..biarpun rumah hanya berlantai satu…tapi dirumah saya nanti penuh kegembiraan………….penuh suka cita…………..hingga disetiap sisinya yang ada hanya kebahagiaan….(Jadi inget sinetron “Keluarga Cemara”)…………………… but……..anyway….ga tau juga denk………rahasia masa depan hanya ada di tangan-Nya………………jadinya jalani aj apa yang sekarang kita jalani……………Caiyoooooooooooooooooooo……………….